Jet tempur Assad dan Rusia berkali-kali dan secara signifikan meningkatkan serangan udara pada 48 jam terakhir di Aleppo dan pedesaannya, melakukan pembantaian terhadap warga sipil di mana sedikitnya 100 warga sipil tewas dan puluhan lainnya luka-luka parah.

Serangan udara terbaru berlangsung pada Sabtu (24/9) ketika satu skuadron pesawat tempur Rusia menyerang beberapa lingkungan pemukiman sipil. Korban tewas naik hari ini menjadi 50 warga sipil, 13 di Bestan al-Qaser, 15 di Ard al-Hamra dan al-Sakhour, 3 di al-Meyassar, 9 di Tareek al-Bab, 3 di al-Kallaseh, 6 di Karm Hommad dan 1 di al-Nairab.

Serangan sebelumnya pada Jumat (23/9) juga menargetkan sejumlah kota dan kampung di pedesaan Aleppo, selain banyak lingkungan di kota yang dijadikan sasaran.

Bom cluster dan bom vakum dijatuhkan di rumah-rumah warga sipil, menjadikannya sebagai pemusnahan massal sistematis.

Sebagian besar lingkungan Aleppo diserang oleh pesawat tempur Assad atau Rusia, termasuk al-Shalihin, al-Masyhad, al-Qaterji, Bab al-Nairab, al-Sukkari, al-Sheikh harga, Masaken al-Ferdos, al-Meyassar, Bab al -Hadeed, al-Jazmani, dan al-Kallseh.

Serangan udara menargetkan desa Bishqateen di pedesaan barat Aleppo, yang menewaskan 19 warga sipil dan melukai banyak lainnya.

Kota Al-Bab di pedesaan timur Aleppo juga ditargetkan oleh serangan udara Assad/Rusia. 12 warga sipil, yang kebanyakan anak-anak dan perempuan, tewas akibat serangan itu, sementara puluhan lainnya luka-luka.

Untuk bagian utara Aleppo, di Kafar Hamra, tiga warga sipil tewas dan lainnya luka-luka setelah kota itu ditargetkan oleh serangan Assad/Rusia.

Di Aleppo, 14 warga sipil tewas dan lainnya luka-luka di lingkungan al-Kallaseh setelah menjadi sasaran jet tempur Assad/Rusia.

Lingkungan al-Qaterji juga menjadi sasaran serangan udara yang menewaskan 10 warga sipil dan melukai banyak lainnya.

Demikian pula, lingkungan al-Ansari tak luput dari serangan udara Assad/Rusia, yang menewaskan 8 warga sipil dan melukai puluhan lainnya. Sebagai hasil dari serangan udara, pusat pertahanan relawan sipil di lingkungan itu tidak dapat difungsikan.

Juga, di lingkungan al-Marjeh 6 warga sipil meninggal dunia karena pemboman.

Lima warga sipil juga menjadi korban kebiadaban serangan udara Assad/Rusia di lingkungan al-Shalihin.

Di lingkungan al-Maadi, 3 warga sipil tewas oleh serangan udara, dan di al-Sakhour 2 kematian warga sipil dilaporkan.

Di Bab al-Nairab, Tareeq al-Bab, Karm Homad, dan al-Sheikh al-Akhdar masing-masingnya 1 warga sipil dilaporkan tewas oleh serangan udara.

Kampanye pemboman udara kali ini dianggap yang paling sengit dilancarkan oleh penjahat kemanusiaan rezim Syiah Assad dan pesawat-pesawat tempur Rusia di Aleppo dan pedesaannya. Pembantaian sistematis yang dilakukan koalisi Syiah Internasional tersebut memperlihatkan keputus-asaan mereka untuk dapat memenangkan pertempuran darat dengan Mujahidin, maka mereka pun menggunakan jalan pintas yang dianggap dapat melumpuhkan perlawanan mujahidin. Insya Allah hal itu tidak akan pernah terjadi. (on/ansharalislam)

Advertisements