Empat mujahid juga gugur dalam serangan yang datang setelah wilayah itu dicengkeram oleh lebih dari dua bulan protes disertai kekerasan.

Tujuh belas tentara India tewas dan empat orang mujahid gugur dalam serangan terhadap sebuah markas militer India di Kashmir, menurut sebuah pernyataan dari komando utara tentara.

“Empat penyerang tewas dalam operasi kontra-teroris di Uri. 17 tentara juga tewas,” komando menulis di Twitter pada hari Minggu (18/9), merujuk ke daerah Uri, sekitar 100 km sebelah barat dari kota utama wilayah utara Srinagar.

Mujahidin pertama menyerang sebuah pangkalan garis depan dekat perbatasan yang dikenal sebagai Garis Kontrol atau LoC sebelum berpindah ke markas pusat, kata juru bicara militer Kolonel SD Goswami.

Seorang saksi mata di Uri mengatakan sebelumnya di pagi hari bahwa ia bisa melihat asap mengepul di dalam markas infanteri di dekatnya dan tembakan terus menerus dari senjata berat bisa didengar, menurut kantor berita AFP.

Perdana Menteri India yang menjajah Kashmir, Narendra Modi, sangat terpukul dengan serangan telak dan berani ini.

“Saya meyakinkan bangsa bahwa mereka dibalik serangan ini tidak akan luput dari hukuman,” cuit Modi dalam serangkaian posting Twitter mencoba untuk menenangkan diri.

Penindasan India di Kashmir telah menelan korban ratusan ribu

Kepala Angkatan Darat Dalbir Singh Suhag dan Menteri Pertahanan penjajah India Manohar Parrikar mengunjungi Kashmir setelah serangan itu, kata media massa India.

Kashmir terbagi menjadi dua bagian, satu dikendalikan oleh India dan yang lainnya oleh Pakistan.

India mengklaim Pakistan telah mendukung gerakan separatis kekerasan di Kashmir. Islamabad telah secara konsisten membantah tuduhan ini. Perlawanan di Kashmir sendiri adalah murni inisiatif dan keinginan rakyat Kashmir yang menginginkan bebas dari cengkeraman penjajah India yang kejam dan sewenang-wenang.

Selama dijajah India sudah ratusan ribu umat Islam Kashmir menjadi korban pembantaian massal, penyiksaan, penghilangan paksa, penculikan, pembunuhan rahasia, pelecehan seksual dan pemerkosaan terhadap para muslimah (beberapa terdapat indikasi para muslimah Kashmir yang diculik aparat India dijual paksa ke tempat-tempat pelacuran yang banyak tersebar di India), dan setumpuk penindasan lainnya. (ajz/ansharalislam)

Advertisements