Pesawat-pesawat tempur rezim Syiah Bashar Assad menjatuhkan beberapa bom barel di dekat kamp Handarat di pedesaan utara Aleppo setelah baru saja gencatan senjata (baca: sandiwara kepentingan) AS-Rusia di Suriah mulai diberlakukan.

“Pada 07:18, hanya delapan belas menit setelah waktu yang ditentukan untuk gencatan senjata AS-Rusia di Suriah mulai berlaku, bom barel Assad dijatuhkan di dekat camp Handarat dan di lingkungan al-Shuqayef,” kata koresponden media setempat.

Dalam pelanggaran kedua gencatan senjata, sebuah pesawat perang Rusia melabrak kota Taibat al-Imam di pedesaan utara Hama.

Pelanggaran lainnya dilaporkan di timur pedesaan Damaskus Beit Nayem dimana dua roket al-Fiil (gajah) gerombolan kriminal Assad menghantam daerah itu pada pukul 19:24 waktu setempat, dan penembakan artileri serta bom mortir mereka menyebabkan tewasnya seorang warga sipil di Douma.

Pembantaian oleh gerombolan Assad di Ma’aret Mesreen Idlib dan Douma ini mendahului gencatan senjata.

Di Ma’aret Mesreen Idlib, 13 warga sipil tewas kemarin (12/9) dan puluhan lainnya terluka sangat parah setelah rezim teroris Assad menyerang kota dengan bom cluster. Stadion lokal dan masjid Shuaib di Idlib juga menjadi sasaran.

Sementara itu, 11 warga sipil tewas di pedesaan timur Damaskus, Douma – lima dari mereka tewas di lapangan lokasi shalat `Iedul Adha – dan 30 lainnya terluka sangat parah, termasuk 5 korban terluka harus menjalani amputasi karena serangan udara rezim penjahat kemanusiaan Bashar al-Assad di kota yang terkepung tersebut.

Al-Rastan, Deir Mop, Talbiseh dan Ezz al-Deen di pedesaan bagian utara Homs juga diserang oleh bom barel. Kerusakan parah terlihat pada banyak bangunan. Tidak ada berita korban yang dilaporkan. (on/ansharalislam)

Rekaman warga atas pemboman udara oleh gerombolan Syiah rezim Assad.

Advertisements