Warga sipil yang tewas pada pembantaian massal di pasar Idlib yang dilakukan oleh serangan udara Rusia hari Sabtu (10/9), bertambah menjadi 63 orang, termasuk 10 anak-anak, menurut media lokal.

Ada 6 jenazah tak dikenal, di samping 12 warga sipil yang belum diketemukan.

Relawan pertahanan sipil bekerja selama tujuh jam berturut-turut untuk menemukan jasad-jasad para korban tewas dan terluka dari bawah reruntuhan.

Kelompok relawan pertahanan sipil memindahkan puing-puing dari rumah yang hancur untuk menemukan keluarga yang masih terjebak sampai sekarang, sedangkan jumlah yang terluka meningkat. Lebih dari 90 warga sipil dilaporkan terluka, beberapa diantaranya parah.

Patut untuk diingat bahwa pesawat tempur Rusia pada hari Sabtu telah menargetkan di siang hari sebuah pasar yang terkenal di kota Idlib, yang menewaskan sejumlah warga sipil dan melukai puluhan, selain menyebabkan kerusakan fisik ke toko-toko dan barang dagangan. (on/ansharalislam)

Advertisements