Pesawat-pesawat tempur gerombolan rezim Assad pada hari Kamis (08/9) menghantam wilayah pemukiman di kota Douma, pedesaan Damaskus timur menyebabkan kerusakan massal pada wilayah yang diserang.

Sementara itu, banyak warga sipil, kebanyakan anak-anak, terluka sangat parah, oleh serangan udara rezim Syiah Assad di desa-desa Deir Mop, al-Za’afarani dan desa al-Sua’af al-Awad di daerah Homs serta di Binnish, Idlib.

Bom barel gerombolan Assad di Douma datang hanya sehari setelah adegan berdarah yang dilaporkan dari Aleppo di utara Suriah di mana setidaknya 30 warga sipil tewas dan puluhan lainnya luka berat setelah teroris Assad menyerang daerah al-Sukkari di bagian timur Aleppo.

Lingkungan yang sama di Aleppo diserang dengan gas klorin, menewaskan 2 warga sipil sehari sebelumnya. Pertahanan Sipil Suriah dan LSM lain memposting video dan foto di media sosial menunjukkan anak yang terkena serangan gas sedang disiram air menggunakan masker oksigen agar bisa bernapas di sana.

Pada hari Rabu (07/9), sedikitnya sepuluh warga sipil tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka di kota Tadef dekat kota al-Bab di pedesaan Aleppo timur setelah jet tempur Assad menjatuhkan bom curah di wilayah pemukiman di kota.

Di Khan Sheikhoun di pedesaan Idlib selatan, empat warga sipil juga tewas, termasuk seorang gadis kecil, selain 2 relawan pertahanan sipil yang turut tewas hari ini setelah jet tempur Rusia menargetkan daerah pemukiman.

Gerombolan penjahat kemanusiaan rezim Assad telah melancarkan serangan udara, termasuk bom barel, gas beracun dan bom terlarang lainnya, yang tak terhitung jumlahnya di ratusan lokasi pemukiman penduduk di kota-kota yang dikendalikan mujahidin dan para pejuang perlawanan. (onews/ansharalislam)

Advertisements