Setidaknya 38 tewas dan puluhan luka-luka dalam ledakan di beberapa daerah yang sebagian besar dikuasai rezim Syiah, termasuk Tartus dan Homs.

Ledakan Senin pagi (05/9) menghantam kota pesisir Tartus, kota tengah Homs, pinggiran ibukota Damaskus serta kota timur laut Hasaka, yang sebagian besar dikuasai oleh pasukan Kurdi tetapi rezim Assad mempertahankan kehadiran pasukannya disana.

Media rezim mengatakan sedikitnya 11 orang tewas dan 45 terluka dalam serangan bom ganda di luar Tartus, di provinsi pesisir dengan nama yang sama, yang merupakan kubu rezim diktator Bashar al-Assad.

“Dua ledakan di jembatan Arzuna, yang pertama sebuah bom mobil dan kedua pembom bunuh diri yang meledakkan sabuk peledak ketika orang-orang berkumpul (di lokasi ledakan),” kata televisi rezim.

Media rezim juga melaporkan lima orang tewas dalam Hasaka, di timur laut negara itu.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), pemantau yang berbasis di Inggris, mengatakan ledakan itu menghantam sebuah pos pemeriksaan milik pasukan keamanan Asayesh Kurdi.

Dan media rezim juga melaporkan sebuah bom mobil meledak di pintu masuk ke lingkungan Al-Zahra di Homs, yang dikendalikan oleh rezim.

Dikatakan sedikitnya dua orang tewas dan empat terluka dalam pemboman, yang merupakan yang terbaru dalam serangkaian serangan yang menargetkan lingkungan Al-Zahra, di mana sebagian besar penduduknya adalah Alawite, sama dengan Bashar Assad.

Sementara belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas beberapa ledakan tersebut. (ajz/ansharalislam)

Advertisements