Para pejuang perlawanan melanjutkan pada Selasa (30/8) memerangi gerombolan bersenjata rezim Assad di pedesaan Hama bagian utara sebagai bagian dari serangan besar yang diluncurkan pada hari Senin, hasil dari pertempuran itu lebih dari tiga belas titik-titik strategis yang dikendalikan gerombolan Assad, pos-pos pemeriksaan dan kota-kota kecil berhasil dibebaskan, koresponden media setempat melaporkan.

Para pejuang mencapai pinggiran Mhardeh dan Taibat al-Iamam, di mana pertempuran terjadi disana sejak Senin malam.

Pasukan teroris rezim Assad menderita kekalahan besar dan banyak kerugian di pedesaan Hama utara pada Senin (29/8), sebagaimana dikatakan Kapten Mostafa Ma’arrati, juru bicara resmi Jaysh al-Ezza, salah satu faksi terbesar yang berpartisipasi dalam serangan itu, kepada media dalam sebuah pernyataan khusus.

“Para pejuang perlawanan meluncurkan pada hari Senin serangan besar pada teroris Assad, merebut titik-titik penting di pedesaan Hama utara, di mana mereka mampu membebaskan sejumlah pos pemeriksaan militer dan daerah-daerah strategis,” Kapten Ma’rrati mengatakan.

“Kami setuju dengan banyak faksi untuk melancarkan serangan besar-besaran terhadap teroris Assad di front pedesaan Hama, yang merupakan salah satu garis pertahanan yang paling penting bagi teroris Assad.”

“Jaysh al-Ezza menyerang daerah dari al-Zallaqiyat hingga mencapai kota Helfaya, sementara Jund al-Aqsa dan faksi-faksi perlawanan lainnya menyerang desa al-Masasneh, Taibat al-Imam dan al-Bowaydah,” Kapten Ma’rrati menambahkan.

Dia juga mengatakan bahwa Jaysh al-Ezza bentrok dengan gerombolan teroris Assad yang terletak di Zlien, al-Zallaqiyat, Sheilot, dan pos pemeriksaan al-Maqshara. Bentrokan berakhir dengan keberhasilan mengambil kontrol atas pos-pos pemeriksaan tersebut dan menimpakan kerugian besar pada teroris Assad.

Dengan izin Allah, dua tank T72 pada pos pemeriksaan al-Zallaqiyat serta truk bersenapan mesin berat berhasil dihancurkan, selain juga merebut sejumlah besar senjata dan amunisi, menurut al-Ma’rrati.

Bentrokan sengit antara pejuang perlawanan Jaysh al-Ezza dan gerombolan teroris Assad berlanjut di Rumah Sakit Helfaya, di mana pasukan Syiah rezim Assad memperkuat diri untuk mempertahankan Mhardeh dan Helfaya.

Dan Alhamdulillah, para pejuang mampu membebaskan rumah sakit itu, kemudian sepenuhnya mengontrol Helfaya, sementara gerombolan Assad bersegera melarikan diri. (ts/ansharalislam)

Advertisements