Saraya Media Center, media resmi milik Dewan Syura Benghazi mengatakan bahwa, pada hari Sabtu (28/08) banyak rumah-rumah warga yang hancur, sementara orang-orang berada di dalamnya ketika serangan udara Operasi Dignity Khalifa Haftar menargetkan lingkungan Ganfouda di Benghazi Barat.

Saraya Media mengatakan bahwa pencarian korban di tengah puing-puing berlangsung setelah lingkungan tersebut di bom sebanyak 18 kali, menyebabkan sejumlah kematian dan cedera di antara warga sipil yang tinggal di rumah-rumah yang hancur tersebut.

Sumber dari kota menambahkan bahwa, sebagian besar warga yang tewas dan terluka adalah warga Libya dan beberapa orang asing. Mereka telah terjebak di kota untuk waktu yang lama di bawah pengepungan milisi Khalifa Haftar.

Sumber menambahkan, tidak semua orang yang terjebak dalam reruntuhan dapat diselamatkan, menyebabkan mengalami kesulitan untuk memberikan hasil akhir dari jumlah kematian dan luka-luka pada saat ini.

Ganfouda telah dikepung oleh milisi Khalifa Haftar sudah sejak lama, milisi menutup setiap pintu masuk atau keluar dari wilayah ini, membiarkan rakyatnya terjebak dan tanpa belas kasihan digempur oleh serangan udara konstan dari pesawat-pesawat tempur Haftar yang didukung oleh pesawat tempur asing.

 

photo_2016-08-29_18-24-32

Diantara kerusakan dan para korban dari rumah yang hancur akibat pemboman oleh pesawat tempur asing koalisi milisi Haftar di Ganfouza, Benghazi.

(tgr/ansharalislam)

Advertisements