Maria dan Hamza al-Tadmuri dua orang anak yang dibakar sampai mati dalam pemboman oleh gerombolan Syiah rezim Assad di distrik Al-Waer yang dikepung di pedesaan Homs dengan napalm yang mudah terbakar dan dilarang penggunaannya secara internasional.

Penjahat kemanusiaan rezim Assad menargetkan lingkungan Al-Waer dengan beberapa bom napalm dan yang pertama kali menjadi korban tewas adalah sepasang anak kecil laki-laki dan perempuan akibat salah satu bom itu dijatuhkan tepat di tempat penampungan perlindungan bagi anak-anak, sumber media melaporkan.

Para aktivis telah memperingatkan bahwa apa yang terjadi kepada warga Daraya ketika mereka dipaksa untuk mengungsi mungkin akan diulang di distrik Al-Waer di mana pesawat-pesawat tempur rezim Syiah Assad pada pagi hari ini (28/8) mulai menargetkan kota itu, meskipun ada gencatan senjata yang diawasi oleh PBB.

Perlu dicatat bahwa pemukiman Al-Waer adalah lingkungan terkepung yang terbaru yang berada di bawah kendali kelompok mujahidin; dimana mujahidin berada di pedesaan Homs bagian utara saja. (eld/ansharalislam)

Advertisements