Banyak halaman media sosial pro-Assad yang menerbitkan berita pada Sabtu (27/8) malam tentang kematian komandan Sekolah Artileri, Brigadir Jenderal Assif Kheir Bey.

Informasi awal mengatakan bahwa Kheir Bey mengalami cedera mematikan selama partisipasinya dalam pertempuran di al-Ramoseh, di sebelah selatan Aleppo. Kheir Bey dianggap salah satu komandan Assad yang paling signifikan. Kampung halamannya adalah al-Qardaha (kampungnya diktator Bashar Assad).

Brigadir Jenderal Assif Kheir Bey yang diinformasikan mati terbunuh.
Brigadir Jenderal Assif Kheir Bey yang diinformasikan mati terbunuh.

Dalam konteks yang sama, mujahidin menggagalkan upaya gerak maju gerombolan rezim Assad di front pertempuran di tempat penyamakan kulit dan lingkungan Ramoseh. Mujahidin menghancurkan tank T72 rezim dan kendaraan BMP di sekitar Sekolah Ilmu Penerbangan, membunuh dan melukai sejumlah gerombolan bersenjata rezim Assad.

Upaya maju gerombolan penjahat kemanusiaan Suriah ini bertepatan dengan pemboman udara oleh pesawat-pesawat tempur rezim Assad di banyak kota kecil dan kota besar Aleppo dan pedesaannya, menurut media lokal.

Sementara itu, Jabhat Fath asy-Sham merilis pada hari Sabtu (27/8) cuplikan video yang menunjukkan bagaimana upaya kelompok kriminal Assad untuk menyerbu Sekolah Ilmu Penerbangan di Aleppo dapat digagalkan. Video itu juga menunjukkan bagaimana gerombolan teroris Assad tewas oleh para penembak jitu Jabhat Fath asy-Sham, sementara yang lainnya melarikan diri.

Sejumlah tank Assad juga hancur selama penyerbuan Jabhat Fath asy-Sham dari bangunan yang dulu gerombolan rezim Assad pernah berkubu. (on/ansharalislam)

Advertisements