Kapal perang Rusia yang berposisi di Laut Mediterania menembakkan rudal jelajah ke sasaran di dekat kota Aleppo pada hari Jumat, 19 Agustus, tanda lebih lanjut dari upaya Moskow memperluas peran militernya di Suriah setelah beberapa hari lalu mulai menerbangkan misi pemboman dari sebuah pangkalan udara di Iran, Reuters melaporkan.

Rusia tiga kali meluncurkan rudal jelajah, yang pertama terhadap sasaran-sasaran di Suriah dari Mediterania, dengan rudal yang sebelumnya ditembakkan dari armada mereka di Laut Kaspia.

Russia Today (RT) mengkonfirmasi laporan tersebut dan menerbitkanĀ secara online video yang menunjukkan saat-saat penembakan rudal.

Pada Selasa (16/8) pesawat pembom jarak jauh Rusia Tu-22M3 mulai terbang melancarkan misi pemboman kepada warga sipil di Suriah dari pangkalan udara Hamedan di Iran.

Meningkatnya pertempuran dan serangan udara di dalam dan sekitar Aleppo, yang terbagi diantara wilayah yang dikuasai gerombolan rezim Assad di sebelah barat dan mujahidin di sebelah timur, telah mendorong tumbuhnya kekhawatiran bersama bagi para pemerhati dan pegiat kemanusiaan.

Nasib warga sipil di Aleppo telah diperburuk dengan pengepungan daerah itu oleh rezim Syiah yang menyebabkan kekurangan barang dasar pokok sehari-hari yang begitu parah, ditambah sekarang Rusia semakin menjadi-jadi menggelar kekuatan militernya dalam memeangi umat Islam Suriah, terutama di Aleppo saat ini. (on/ansharalislam)

Advertisements