MALHAMAH HALB AL KUBRA
(PERTEMPURAN IBRAHIM AL-YUSUF)

Segala puji bagi Allah yang telah berfirman:

وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ

“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak..” [QS An Nisa’: 75]

Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beserta keluarga dan para sahabat beliau.

Dengan membawa perlengkapan perangnya, rezim Assad Nushairiyyah memutuskan untuk mengepung ratusan ribu anak-anak, wanita dan seluruh penghuni Aleppo, maka para penghuni Aleppo berteriak minta tolong kepada para mujahidin. Seketika itu juga saudara-saudara kalian yang ada di Jaisy Al Fath mengerahkan pasukan, mempersiapkan peralatan, mengumpulkan kekuatan dan membulatkan tekad untuk melancarkan sebuah pertempuran besar, hati mereka tidak tenang hingga mereka berhasil menolong keluarga mereka dan menghilangkan kezhaliman dari orang-orang yang dizhalimi, belum lagi Aleppo pada hari ini sedang dihadapkan pada ancaman pembunuhan dan pengusiran oleh pesawat-pesawat Rusia dengan disaksikan oleh seluruh dunia.

Maka dilancarkanlah operasi “Ghazwah Halb Al Kubra” 6 hari yang lalu, di sana para mujahidin bertekad untuk merapatkan barisan sehingga Allah menurunkan pertolongan dan kemenangan di hari-hari tersebut. Rezim beserta aliansinya dan juga para pengamat militer tidak menyangka bahwa upaya rezim selama bertahun-tahun untuk mengepung Aleppo digagalkan dalam waktu 6 hari saja oleh para mujahidin.

Dan setelah menjalani pertempuran selama seminggu penuh, maka Jaish Al Fath memberikan kabar gembira kepada umat islam yang telah menyertai kami dan membela kami dengan tulus untuk membuka kepungan Aleppo, kami juga mengumumkan dimulainya fase baru yaitu membebaskan Aleppo secara keseluruhan dengan izin Allah, kami sampaikan juga bahwa jumlah pasukan yang akan terjun pada pertempuran yang akan bertambah banyak. Kami tidak akan duduk diam hingga kami berhasil mengibarkan bendera kemenangan di Benteng Aleppo dengan izin Allah.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada umat islam yang telah mendukung Ghazwah Halb Al Kubra, mulai dari kalangan ulama, para pemikir, awak media, seluruh masyarakat dan seluruh media massa yang secara gigih memberitakan penderitaan keluarga kami di Aleppo dan menerangkan kepada seluruh dunia mengenai pertempuran yang kami hadapi.

Kami ingin menyampaikan beberapa pesan:

Pertama kepada para penduduk Aleppo yang masih terjajah dari kalangan muslimin maupun nashrani, sesungguhnya misi Jaish Al Fath adalah menolong penduduk Syam yang terzhalimi dan menghapus rezim durjana ini dari hari mereka, jadi siapa saja yang tidak membantu rezim dan tidak pernah menyakiti penduduk Syam maka kami tidak akan menyakitinya dan kami jamin ia aman, dirinya, hartanya, rumahnya dan dagangannya semua aman, Allah Ta’ala berfirman:

وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ

“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” [QS Al Baqarah: 190]

Jika ia mau ia boleh tinggal di wilayah-wilayah yang telah dibebaskan, dan jika tidak ia juga boleh keluar.

Kedua yaitu pesan kepada tentara Asad, pintu taubat masih terbuka bagi kalian, akan tetapi ada batasan waktunya, maka segeralah bertaubat dan membelot dari rezim sebelum bala tentara kami sampai di tempat kalian, dan ketika itu penyesalan tidak sudah tidak ada gunanya lagi, dan kesempatan untuk bertaubat telah hilang.

Ketiga, kepada saudara-saudara kami para mujahidin yang tercinta, kami wasiatkan kepada kalian untuk berbuat baik di Aleppo, sayangi anak kecilnya, hormati orang tuanya, rendah hati lah terhadap mereka, dan dampingilah mereka, karena sesungguhnya kalian bisa menang dan mendapat rezeki berkat orang-orang lemah yang ada di antara kalian.

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰ أَمْرِهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُون 

“..Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.” [QS Yusuf: 21]

NB: ada sebuah hadits shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

الْمُتَشَبِّعُ بِمَا لَمْ يُعْطَ كَلَابِسِ ثَوْبَيْ زُور

“Orang yg menampak-nampakkan kepuasan dengan sesuatu yang sebenarnya tidak diberikan kepadanya, sama artinya dengan memakai dua helai baju palsu (penuh dosa).” [HR. Muslim No.3972].

Jadi merupakan sesuatu yang memalukan jika ada yang mengklaim telah berjasa atas kemenangan Jaish Al Fath, padahal Jaish Al Fath lah yang melakukan seluruh upaya untuk meraih kemenangan ini. Karenanya bagi yang merasa mengklaim ia wajib menjelaskan bahwa ia tidak ikut serta dalam setiap koalisi gabungan yang ada dalam pertempuran ini. Memang ada sejumlah kelompok yang ikut serta namun sifatnya individual dan kelompok tersebut bernanung di bawah otoritas Jaish Al Fath.

photo_2016-08-09_17-59-41

Advertisements