Sementara Mujahidin sedang mengorbankan segalanya yang ada pada diri mereka untuk mengangkat pengepungan di Kota Aleppo hingga mencapai sejarah kemenangan, Khawarij yang disebutkan oleh Nabi Saw sebagai anjing-anjing neraka menyerang para pejuang Suriah di wilayah Al-Buhooth, Azaaz Timur di Utara Aleppo.

Disaat umat muslim yang sedang duduk di tempat mereka berdoa untuk Mujahidin di setiap jengkal jarak hingga sebentar lagi mengangkat pengepungan pada lebih dari 300.000 umat Muslim, para pendukung fanatik Khawarij bertakbir untuk ISIS karena telah menyerang pejuang Suriah di dekat Azaaz.

Sudah menjadi sebuah pola tetap dari kelompok ISIS, apabila mujahidin sedang sibuk sengit-sengitnya bertempur melawan pasukan Syiah rezim Assad, mereka memanfaatkan kesempatan tersebut dengan membokong posisi belakang atau pertahanan Mujahidin yang “agak kosong” karena terkonsentrasikan ke depan menghadapi pasukan Assad.

Dengan fakta seperti demikian, jelas strategi ISIS sangat menguntungkan sekali bagi rezim Syiah yang membutuhkan cara untuk memecah konsentrasi Mujahidin dalam menghadapi mereka.

Dan sikap ISIS yang menjadikan mujahidin sebagai musuh utama mereka – karena bukan bagian dari kelompok mereka sehingga dianggap murtad  oleh mereka – dengan sendirinya menjadikan ISIS memiliki strategi dan kepentingan yang sama dengan koalisi kuffar internasional, yaitu sama-sama memerangi dan menghancurkan mujahidin internasional. (tgr/ansharalislam)

Advertisements