Pernyataan Mengenai Pembalasan Atas Serangan Kimia Pada Warga Sipil di Saraqeb

Pada 2 Agustus 2016, rakyat Suriah, penduduk sipil Saraqeb, Idlib menyaksikan lagi pemboman keji bom barel yang mengandung klorin dan pecahan logam. Serangan tersebut terjadi dalam dua puluh empat jam setelah jatuhnya helikopter Rusia MI-8, yang terbang melintasi daerah yang telah dibebaskan di Suriah utara menuju ke sebuah pangkalan udara di Hmeimeem. Kecelakaan itu mengakibatkan kematian personil militer Rusia.

Tidak mengherankan bahwa rezim Assad terus bertindak patuh pada majikan Rusia-nya, membalas matinya pasukan kematian asing dengan melakukan kejahatan perang mengerikan terhadap rakyat Suriah setempat. Selama lima tahun terakhir, para tenaga medis yang berani di daerah yang telah dibebaskan, dengan sumber daya yang terbatas, telah dipaksa untuk menjadi mahir dalam mengenali dan mengobati luka yang disebabkan oleh serangan kimia Assad.

Dalam upaya putus asa untuk menghindari kriminalisasi, Rusia telah mengklaim misi kemanusiaan. Namun, Russia terus melanjutkan, pemboman tanpa malu pada daerah-daerah sipil yang padat penduduk, jelas membuktikan kepada dunia bahwa kehadiran mereka di Suriah “bukan apa-apa kecuali kemanusiaan.”

Orang-orang Suriah sadar akan kenaifan dan kesia-siaan mereka memohon agar para penjahat perang itu mematuhi resolusi dan konvensi internasional. Sebaliknya, mereka yang menempatkan diri dalam posisi demikian akan terus dihinakan, dan akan terus mengerahkan segala upaya mereka dalam memenuhi tujuan mereka. (tgr/ansharalislam)

photo_2016-08-04_06-51-45

Advertisements