Seorang pria Palestina yang dituduh membunuh seorang rabi Israel tewas pada Selasa dalam baku tembak dengan tentara Israel di Tepi Barat, kata militer.

“Seorang warga Palestina yang berada di balik serangan di mana Rabbi Michael Mark dibunuh pada tanggal 1 Juli tewas pada Selasa malam selama tembak-menembak dengan tentara,” kata pernyataan militer.

“Selama operasi untuk menghentikan Mohamed Fakih, yang melakukan serangan itu, ia tewas dalam baku tembak dengan tentara,” tambah pernyataan tersebut.

Mark, 48 tahun, tewas dan tiga anggota keluarganya terluka bulan ini ketika seorang yang diduga warga Palestina bersenjata menembaki mobilnya, di selatan Hebron.

Tembak-menembak pada Selasa malam (26/07) berlangsung di desa Surif, di utara kota Tepi Barat yang dihuni oleh lebih dari 200.000 warga Palestina, kata militer.

Daerah tersebut, di mana beberapa ratus penjajah Yahudi tinggal di daerah kantong yang dijaga ketat di jantung kota, telah menjadi sumber ketegangan yang meruncing.

Kekerasan di wilayah Palestina dan di wilayah yang dicaplok penjajah Israel sejak Oktober lalu telah menewaskan sedikitnya 217 warga Palestina, 34 warga Israel, dua orang Amerika, seorang Eritrea dan Sudan, menurut hitungan AFP.

Menurut pihak penjajah Yahudi Israel, sebagian besar warga Palestina yang tewas karena dituduh melakukan serangan dengan pisau, walau tuduhan itu terlalu dini dan dipaksakan mengingat dalam banyak sekali kasus para saksi mata di lapangan malah menyebutkan keadaan yang diduga pelaku sama sekali tidak membawa senjata tajam yang dituduhkan. (wb/ansharalislam)

Advertisements