Pembaca yang dimuliakan Allah, Yayasan Media As-Sahab, kantor pusat Media Al-Qaidah telah menerbitkan serangkaian buletin jihad Al-Nafir yang saat ini telah mencapai buletin edisi ke 5.

Hal yang menarik dari buletin ini adalah tinjauan dan nasihat serta peringatan sekaligus perenungan terhadap banjirnya fenomena baiat terhadap Khalifah Palsu, Abu Bakar Baghdadi yang memiliki nama asli Ibrahim Awwad Al-Badri, warga dari marga Al-Badri ini mengaku sebagai keturunan Rasulullah saw serta memaksa sebagian kaum Muslimin untuk membaiatnya dan menipu sebagian yang lain.

Akibatnya bisa ditebak, dengan munculnya kekhalifahan palsu ini, kaum Muslimin terbelah, pasukan jihad saling bunuh dan ribuan Mujahidin pun menjadi tumbal atas nama kekhalifahan palsu ini.

Seolah mereview deretan dosa-dosa kekhalifahan palsu ini, Al-Qaidah melalui Kantor Pusat Media Resminya yang dikenal dengan Yayasan As-Sahab, menerbitkan buletin Al-Nafir edisi ke 5 yang kami terjemahkan secara utuh di bawah ini.

Selamat menyimak!

 

Bismillahirrahmaanirrahiim

Bulletin Al-Nafir

Edisi ke 5

Apakah Kamu Memahami Apa Maknanya Jika Kamu Berbaiat kepada Al-Badri (Abu Bakar Al-Baghdadi)?

Kami katakan kepada mereka yang berbaiat kepada Ibrahim Al-Badri (yang kalian kenal dengan nama Abu Bakar Al-Baghdadi):

(Dengan baiat itu), maka kalian telah ikut terlibat dengan segala kezhalimannya, kejahatannya dan ke-ekstrim-annya. Ketahuilah bahwa Al-Badri tidak akan memberikan manfaat apa-apa kepadamu ketika kebenaran telah mendatangimu.

Jika kalian berbaiat kepada Al-Badri, maka kamu adalah partnernya dalam sikap melarikan diri dari pengadilan syariat.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalian adalah partnernya dalam persoalan pengkafiran terhadap kaum Muslimin tanpa bukti tapi dengan kebohongan dan kepalsuan.

Kami adalah musuh kalian hingga Hari Kiamat, atas partisipasi kalian bersama Al-Badri dalam mengkafirkan kami.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalian adalah partnernya dalam setiap kebohongannya yang telah kami bongkar, termasuk kebohongannya bahwa kami bermanhaj Ikhwanul Muslimin dan tidak mengkafirkan Syiah. Kami adalah musuh kalian hingga hari kebangkitan kelak atas keterlibatan kalian bersama Al-Badri dalam memfitnah kami.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalianlah partnernya dalam setiap kata-kata yang dikeluarkan oleh juru bicaranya, bahwa semua yang memeranginya (memerangi Daulah-pnj) adalah kufar, tidak peduli jika mereka itu tidak menyadarinya.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalianlah partnernya dalam apa yang dideklarasikan oleh juru bicaranya untuk memerangi mereka yang ingin menegakkan syariat.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalianlah partnernya dalam serangan yang dilancarkan oleh majalahnya (Dabiq) bahwa para istri Mujahidin adalah para Pezina (adulteresses = pezina/pelacur-pnj).

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalian adalah partnernya dalam setiap kutukan, fitnah dan cacimaki yang ia lontarkan terhadap Muslim, termasuk apa yang diucapkan oleh juru bicaranya mengenai Al-Qaidah bahwa mereka (selain Daulah-pnj) adalah seperti pelacur yang mengaku perawan dan cacimakian para pengikutnya terhadap Thaliban bahwa Thaliban adalah agen injelijen.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalian adalah partnernya dalam tindakan merusak dan membatalkan janji dan sumpah yang telah terdokumentasi, yang diakui sendiri oleh Al-Badri bahwa ia adalah anggota Al-Qaidah.

Jika kalian berbaiat kepadanya, maka kalian adalah partnernya dalam tindakan pembunuhan ribuan mujahidin dan di antara mereka adalah para pemimpin terbaiknya.

Jika kalian membaiatnya, maka kalian adalah partnernya, dalam urusan bid’ah kehormatan dan kekaguman, dan bid’ah tawaquf (sikap memerlukan tindakan meneliti keyakinan seorang meskipun secara zhahir ia menampakkan keIslaman).

Dan jika kalian berbaiat kepadany, maka kalian telah jatuh ke dalam tindakan mengangkat raja palsu lagi diktator dengan pemaksaan dan penindasan dan mengangkatnya tanpa musyawarah dan kalian adalah sebagaimana yang dikatakan tuan kami Umar bin Khatthab r.a ketika beliau mengatakan, ” Aku akan berdiri di hadapan khalayak pada malam ini dan  memperingatkan mereka terhadap orang-orang yang pergi untuk merampas hak-hak mereka.”

Kalian adalah partner baginya dalam semua ini

Jadi bersiaplah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pada hari di mana tidak berguna lagi adanya teman atau kawan.

Advertisements