Penjelasan kondisi di tweeter antara Harakah Ahrar Syam Al-Islamiyah dan Jund Al-Aqsha.

Segala puji bagi Allah yang telah berfirman:

“Maka demi Robbmu, mereka tidak beriman sebelum mereka menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, (sehingga) kemudian tidak ada rasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang engkau berikan dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (An-nisa : 65)

Shalawat dan salam semoga tercurah atas suri tauladan kita Muhammad bin Abdullah beserta keluarga dan para sahabatnya semua.

Beliau bersabda: “Setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya haram hartanya dan haram kehormatannya.”

Wa ba’du , sungguh medsos twiter telah memperburuk keadaan antara ikhwan di Harakah Ahrar Syam Al-Islamiyah dan Jund Al-Aqsha pada saat Ahlusunnah di Suriah Syam mendapat serangan yang sangat dahsyat.

Oleh karena itu para ulama Syam berkumpul dan menyeru setiap ikhwah mujahidin di Harakah Ahrar Syam Al-Islamiyah dan Jund Al-Aqsha agar melaksanakan perintah Allah Azza Wajalla dgn bertahkim dengan syariat-Nya yg lurus pada saat terjadi perselisihan diantara mereka dan bersepakat diatas mahkamah syariat independen dan jika hal tersebut belum tercapai maka dianjurkan bagi para Qodhi berkumpul untuk menyelesaikan perselisihan ini.

Karena sesungguhnya hal tersebut (dapat diselesaikan) dengan penguasa yang (mengetahui) ilmu syar’i bukan penguasa yang kuat dan yang menaklukkan dan hendaklah mengarahkan senjata mereka kepada musuh penjajah dan menahan diri dari darah mujahidin.

Wallahu waliltaufiiq

Al-Amanah Al-Ummah
16 Syawal 1437

photo_2016-07-23_17-59-53

Advertisements