Oleh: Abu Al-Waleed Najdi

Kami menerima informasi tentang berita Jaysh Al-Islam menembak jatuh pesawat Sukhoi Su-22 milik rezim di Qalamoun Timur kemarin ternyata tidak benar, dan pilot yang berhasil ditangkap telah di eksekusi oleh Jabhah Nusrah.

Telah dikonfirmasikan bahwa tidak ada yang menembak jatuh pesawat tersebut. Pesawat jatuh karena mengalami beberapa kegagalan.

Berikut penjelasan dari seorang Mujahidin Jabhat Nusra tentang kejadian seputar jatuhnya pesawat tempur dan pilotnya di pedesaan Damaskus.

Setelah terjadinya perselisihan dengan Jaysh Al-Islam.

“Ketika pesawat tempur jatuh yang pertama kali menangkap sang pilot adalah Jabhah Nusra dan kemudian sisanya faksi lain. Wawancara singkat dilakukan dengan sang pilot.

Pimpinan An-Nushra, Ahrar, dan Jaysul Islam sepakat bahwa pilot berada di bawah tanggung jawab Ruang Operasi bersama dan tidak ada faksi yang mengklaim menjatuhkan pesawat tersebut.

Pimpinan Jaysh Al-Islam di Qalamoun Timur mengakui bahwa mereka tidak menjatuhkan pesawat. Jadi kami terkejut oleh pernyataan yang diterbitkan oleh Jaysh Al-Islam di Ghoutah, di mana mereka mengklaim telah menjatuhkannya.

Kami juga terkejut dengan pernyataan yang mengatakan bahwa pilot yang menyerahkan diri adalah hak mereka. Kami katakan (mana) bukti pertama bahwa Anda menjatuhkannya, kemudian (mereka) meminta kami untuk menyerahkan dirinya. Jaysh Al-Islam di Qalamoun Timur membantah bahwa mereka menembak jatuh.

Tingkah laku Jaysul Islam di komando pusat Ghoutah terkait isu-isu di Qalamuon terus menjadi alasan bagi munculnya fitnah antara faksi-faksi dan Jaysul Islam di Qalamoun.

Adapun pilot, ya dia dibunuh di markas Jabhat Nusra dan Jabhat Nusra bertanggung jawab untuk itu. Jadi jangan mengklaim apa yang bukan milikmu, takutlah kepada Allah dan jangan jadikan alasan untuk kekacauan. Wawancara itu direkam oleh anggota media Ahrar Syam dan kami sepakat untuk menerbitkannya dalam ruang operasi bersama tapi Jaysh Al-Islam mengklaim untuk diri mereka sendiri. “

Pilot pesawat jet yang telah menerima ganjaran atas kejahatannya membantai kaum muslimin Suriah.

Pilot pesawat tempur yang jatuh, Nouras Hasan.
Pilot pesawat tempur yang jatuh, Nouras Hasan.

 

Foto si pilot setelah dieksekusi atas kejahatan pembantaian warga sipil yang dilakukannya.
Foto si pilot setelah dieksekusi atas kejahatan pembantaian warga sipil yang dilakukannya.
Advertisements