Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Sayyid Al Mursalin, amma ba’du:

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang Fasik membawa suatu berita, Maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” [QS Al Hujuraat: 6]

Kami telah mendengar kabar bahwa ada perjanjian damai antara kelompok-kelompok mujahidin termasuk di dalamnya Jabhah Nushrah dengan rezim Nushairiyyah di Deir Khabiyyah, Ghouthah Barat, maka dari itu kami katakan:

Sesungguhnya kami yang ada di Jabhah Nushrah tidak akan pernah menerima segala bentuk perjanjian damai dengan rezim Nushairiyyah, kami ingatkan kepada siapa saja yang menyebarluaskan berita bahwa Jabhah Nushrah ikut berdamai dengan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ

“Cukuplah seseorang (dianggap) berbohong apabila dia menceritakan semua yang dia dengarkan. [HR. Muslim No. 6]

Kami akan terus menempuh jalan ini, kami tidak akan berdamai dan pantang bagi kami untuk surut, kami umumkan secara jelas dan gamblang bahwa kami tidak akan menukarkan darah para syuhada dan tidak akan melenceng dari jalan jihad sampai kemenangan dari Allah datang.

Kami tidak akan mengecewakan kaum muslimin seberat apapun beban yang kami pikul, karena nyawa dan darah kami telah kami persembahkan untuk islam dan kaum muslimin.

مَا مِنْ امْرِئٍ يَخْذُلُ امْرَأً مُسْلِمًا عِنْدَ مَوْطِنٍ تُنْتَهَكُ فِيهِ حُرْمَتُهُ وَيُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ إِلَّا خَذَلَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ وَمَا مِنْ امْرِئٍ يَنْصُرُ امْرَأً مُسْلِمًا فِي مَوْطِنٍ يُنْتَقَصُ فِيهِ مِنْ عِرْضِهِ وَيُنْتَهَكُ فِيهِ مِنْ حُرْمَتِهِ إِلَّا نَصَرَهُ اللَّهُ فِي مَوْطِنٍ يُحِبُّ فِيهِ نُصْرَتَهُ

“Barangsiapa yang menghina seorang muslim dalam suatu urusan yang dia direndahkan kehormatannya dan diremehkan harga dirinya kecuali Allah Azza Wa Jalla pasti akan menghinakannya dalam suatu urusan yang dia membutuhkan bantuan. Maka barangsiapa yang menolong seorang muslim yang dia direndahkan kehormatan dan diremehkan harga dirinya, kecuali Allah pasti akan menolongnya dalam suatu urusan yang dia membutuhkan pertolongan.” [HR. Ahmad No. 15573]

24 Ramadhan 1437 / 29 Juni 2016

photo_2016-06-30_19-07-18

Advertisements