Sebagaimana yang diungkapkan oleh syaikh Athiyatullah Al-Libi dalam suratnya kepada syaikh Al-Jaulani bahwa, perang Suriah akan menjadi perang yang sangat panjang lagi menentukan nasib umat Islam. Dan benarlah apa yang menjadi prediksi beliau, medan pertempuran Suriah telah berlangsung hingga tahun ke 5 dan belum menunjukkan tanda-tanda bahwa perang ini akan berakhir.

Peristiwa demi peristiwa yang terjadi didalamnya pun terjadi dengan sangat tidak stabil dan penuh perubahan, tetapi memiliki efek yang sangat jelas bagi seluruh kaum Muslimin di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah bersatunya faksi-faksi Mujahidin yang mengangkat senjata melawan rezim Syiah pimpinan Bashar Assad yang didukung kekuatan militer Iran dan Rusia.

Perkembangan terkini menunjukkan bahwa semakin banyak faksi-faksi militer yang bergabung dengan Mujahidin Al-Qaidah atau afiliasinya seperti Jabhah Nushrah yang telah menyatakan diri sebagai cabang Al-Qaidah di Suriah, maupun Ahrar Syam yang meskipun tidak menyatakan diri sebagai cabang Al-Qaidah di Suriah, namun dipimpin dan dikelola oleh para jenderal Al-Qaidah yang telah berjihad di berbagai tempat di muka bumi ini.

Terjemahan surat berikut ini adalah Surat Pernyataan Resmi Terakhir Jaisyu Muhammad, salah satu faksi militer salafi jihadi, yang menyatakan bahwa mereka secara resmi telah membubarkan kesatuan Jaisyu Muhammad dan bergabung melebur menjadi satu dengan Jabhah An-Nushrah.

Pernyataan terakhir

“Dan Berpegang Teguhlah

Segala puji bagi Allah yang memerintahkan untuk berjama’ah dan melarang berpecah belah dan berselisih, sholawat serta salam atas seluruh manusia yang mengumpulkan setiap bagian kebaikan dan menjauhi seluruh bagian keburukan, amma ba’du:

Setelah meminta arahan dari ahlul ilmi dan setelah terjadi pertempuran antara keinginan dan ambisi nafsu dengan apa yang Allah dan rasul-Nya inginkan dari kita dan karena firman Allah: “Dan berpegang teguhlah kalian seluruhnya dengan tali Allah dan janganlah berpecah belah)” dan firman Allah ta’ala: “Dan saling tolong menolonglah kalian di atas kebaikan dan ketakwaan,” maka sesungguhnya kami Jaisyu Muhammad Saw lebih mengutamakan apa yang Allah dan Rasul-Nya inginkan untuk bersatu dan berkumpul daripada apa yang diinginkan oleh nafsu yang lemah ini dalam berpecah belah dan berselisih.

Kami umumkan baiat kami secara lengkap

Untuk komandan Jabhah Nushrah cabang Tandzim Qaidatul Jihad di negeri Syam

(Syaikh Muhammad Al Jaulani hafidzahullah)

Sebagai usaha untuk berpegang teguh dengan tali Allah dan saling menolong di atas kebaikan dan ketakwaan di hadapan tantangan yang membutuhkan kita untuk berada dalam satu barisan sebagai sebuah bangunan yang kokoh dengan memfokuskan pandangan kami untuk membebaskan negeri Syam dan membebaskan para tawanan dan menegakkan syareat Allah di muka bumi atas izin Allah ta’ala.

Di balik itu semua dalam rangka mencari keridhaan Rabb kita dengan memohon kepada Allah agar persatuan ini mendapatkan kemenangan dan kejayaan bagi Islam dan kaum Muslimin.

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.

Abu Mas’ud Al-Libby komandan umum

Abu Maryam At-Tunisi komandan umum dewan syareat

Abu Hafsh Al-Mishri komandan umum militer

Abul Ibaa’ Asy-Syami sekretaris umum

Abu Hajir Al-Faransi anggota dewan syura

Khattab al Mishri anggota dewan syura

17 / Ramadhan / 1437 H

22 / Juni / 2016 M.

Advertisements