Bossaso, Somalia – Jet tempur tak dikenal telah melakukan serangan udara berturut-turut di tempat persembunyian Al Shabaab di Galgala untuk malam ketiga menurut warga, Garowe Online melaporkan.

Pesawat perang itu dilaporkan telah melancarkan serangan dari kapal induk di laut, menghantam pemukiman nomaden di sekitarnya dan sumur air karena kesalahan.

Seorang warga yang berbicara kepada VOA Somali Service pada kondisi anonim mengatakan, jet itu juga terlihat menyerang para mujahid di markas mereka di sepanjang barisan Gunung Golis.

Belum diketahui siapa yang melakukan serangan udara tapi Amerika Serikat sebelumnya telah menargetkan mujahidin Al Shabaab dengan serangan pesawat tak berawak di Somalia tengah dan selatan.

Mujahidin Al Shabaab belum merilis rincian tentang serangan dadakan tersebut.

Pemboman baru itu datang beberapa minggu setelah ranjau yang diletakkan oleh gerilyawan Al Shabaab menghantam kendaraan lapis baja pasukan Puntland.

Angkatan Pertahanan Puntland memerangi mujahidin Al Shabaab diluar dan di dalam Galgala, dengan operasi yang mengulur karena cuaca buruk dan topografi yang sulit dalam beberapa bulan terakhir.

4 Orang mata-mata dieksekusi karena memandu pesawat tak berawak AS

Al Shabaab telah mengeksekusi empat orang yang menjadi mata-mata untuk Intelijen AS dan keterlibatan dalam pembunuhan pejabat mujahidin tingkat atas.

Eksekusi berlangsung di desa Bulafuley di wilayah Juba Bawah, Somalia selatan.

Keempat orang itu terbukti membimbing pesawat tak berawak AS yang menewaskan pemimpin Al Shabaab Ahmed Abdi Godane dan 2 komandan Abdishakur Tahliil dan Yusuf Deg. (garowe/ansharalislam)

Advertisements