Para pejuang mampu, sekali lagi, untuk menghalangi gerak laju teroris Assad – yang didukung oleh milisi Syiah – ketika mereka berusaha menyerbu ke dalam kota Daraya yang terkepung di barat Ghouta pedesaan Damaskus, sementara rezim membom kota dengan bom barel.

Sarya Abu Ubaida juru bicara media untuk Brigade Shuhada Al Islam – kelompok oposisi paling penting yang beroperasi di Daraya – mengatakan pada Orient Net bahwa setidaknya 10 teroris Assad dan milisi Syiah tewas, sementara beberapa orang lain terluka ketika pasukan teroris Assad – yang didukung oleh tank dan penyapu ranjau – dihalangi oleh para pejuang oposisi ketika mereka berusaha menyerbu ke dalam kota dari sisi barat.

Pasukan teroris Assad mengerahkan bala bantuan militer besar ke front pertempuran di barat-daya kota, termasuk milisi Syiah dan (loyalis Assad) Shabiha.

Sementara itu, helikopter Assad menjatuhkan lebih dari 24 bom barel di atas kota, setelah mereka sempat menghilang dari langit Daraya untuk beberapa bulan, mereka juga tidak ketinggalan menggunakan rokwt, artileri dan mortir.

Aktivis di kota melaporkan api berkobar di masjid Mustafa yang terletak di tengah kota Daraya karena pesawat tempur Assad menjatuhkan bom barel ke wilayah sipil di kota, yang menyebabkan sejumlah warga sipil yang sedang beribadah di masjid pada waktu itu mengalami cedera.

Rezim teroris Assad telah sengaja melanggar gencatan senjata 72 jam – yang diperintahkan oleh Rusia pada Selasa (07/6). pelanggaran ini bukan yang pertama, rezim Assad telah melanggar gencatan senjata sejak beberapa kali sebelumnya.

Juru bicara PBB Ahmad Fawzi mengatakan Selasa bahwa organisasi PBB sedang menunggu rezim Assad untuk memungkinkan masuknya konvoi bantuan kedua ke kota yang telah dikepung sejak tahun 2012. (on/ansharalislam)

Advertisements