Anshar al Islam – Koalisi Jaysul Fath (Pasukan Penakluk), yang dirikan oleh Jabhah Jabhah Nusrahdan sekutu terdekatnya, telah melancarkan serangan baru di bagian selatan provinsi Aleppo Suriah. Serangan itu dimulai kira-kira selama dua hari terakhir ketika dua pembom istisyhad meledakkan sejumlah besar bahan peledak di posisi yang dikendalikan oleh rezim Bashar al Assad dan paramiliter sekutunya yang didukung Iran.

Jabhah Jabhah Nusrah (JN), yang merupakan cabang resmi al Qaeda di Suriah, telah merilis beberapa video dari pertempuran tersebut. Beberapa video direkam menggunakan drone kecil, yang menangkap adegan dramatis dari atas. Jabhah Jabhah Nusrahmengklaim bahwa dua dari syuhada mereka (pembom istisyhadiyah) telah menewaskan lebih dari 100 pejuang Syiah dalam pemboman kembar.

Jaisyul Fath berusaha untuk memperluas kendalinya atas wilayah yang mengelilingi kota Khan Tuman, yang terletak di selatan kota Aleppo.

Koalisi jihad merebut Khan Tuman bulan lalu. Jabhah Jabhah Nusrah dan kelompok anggota lainnya di Jaisyul Fath mengatakan para pejuang mereka telah menargetkan kota-kota tetangga dan desa-desa, termasuk Humayrah, Khalsah, Qal’ajiyah, dan Qarassi, yang semuanya berada di selatan Khan Tuman. Selain itu, akun jihad di media sosial melaporkan pertempuran sengit di Maratah, yaitu timur Khan Tuman ini. Mujahidin telah menargetkan secara khusus lokasi penyimpanan bahan bakar dan senjata.

Lokasi ini semua dapat dilihat di peta yang direproduksi di atas, yang pertama kali diposting di feed Twitter resmi Ajnad al Sham. Ajnad al Sham adalah salah satu dari beberapa kelompok yang telah bergabung dengan Jabhah Jabhah Nusrahdi aliansi Jaisyul Fath.

Area hijau dikendalikan oleh Jaisyul Fath, dengan pin point pada Khan Tuman. Daerah warna  ungu kini diperebutkan, dengan Khalsah menjadi titik selatan yang diidentifikasi pada peta. Daerah merah dikendalikan oleh rezim Suriah dan sekutunya dari milisi yang didukung Iran dan pasukan paramiliter lainnya.

Angota organisasi Jaisyul Fath mengklaim telah membebaskan beberapa lokasi tersebut selama pertempuran awal.

Ahrar Sham, yang mencontoh dirinya sendiri mengikuti Taliban dan memiliki link sendiri dengan al Qaeda, telah membukukan serangkaian foto-foto dari serangan baru ini juga. Gambar yang diposting oleh Ahrar Sham konon menunjukkan tubuh pria anggota “milisi sektarian,” yang berarti Iran dan kaki tangan Assad. Rekan Ahrar, Ajnad Sham, dan Jabhah Nusrah telah men-tweeted foto-foto serupa.

Ahrar Sham mengklaim telah mengambil alih Maratah. Foto dan video menggambarkan mujahid Ahrar sedang mengontrol desa, serta rampasan perang yang mereka dapat.

Jaisyul Fath telah mlancarkan serangkaian manuver di provinsi Aleppo sejak akhir tahun lalu sebagai bagian dari upaya untuk menghalangi rezim Assad, Iran dan Rusia. Pada bulan November 2015, aliansi jihad menyerbu beberapa kota dan desa sebagai bagian dari serangan balasan yang dirancang untuk menghentikan kemajuan pemerintah Suriah.

Kemudian, pada awal April, Jabhah Nusrah membebaskan bukit al-‘Iss dan desa kecil yang terletak di dasarnya. Meskipun bukan daerah padat, al-‘Iss dianggap persimpangan jalan strategis penting di dalam provinsi Aleppo.

Dan pada bulan Mei, Jaisyul Fath membebaskan Khan Tuman, yang menjadi panggung terakhir untuk mendorong selatan dan timur ke provinsi tersebut.

Serangan Jaisyul Fath datang pada saat posisi di provinsi tetangga Idlib berada di bawah pemboman berat. Aliansi menyerbu kota Idlib dan sisa wilayah provinsinya awal tahun lalu. Tapi dalam beberapa pekan terakhir, Assad dan Rusia telah meningkatkan kampanye pemboman mereka di Idlib.

Sebagaimana koalisi memulai dorongan baru mereka di provinsi Aleppo, pimpinan militer Jaisyul Fath merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mereka telah ditarik dari kota Idlib. Jaisyul Fath mengklaim bahwa Bashar al Assad dan pesawat-pesawat tempur Rusia sekarang membombardir sasaran sipil di dalam kota Idlib. Langkah ini kemungkinan dirancang untuk meringankan beberapa tekanan pada koalisi, yang telah berada di bawah serangan udara konstan sejak akhir bulan lalu.

Tampaknya Syaikh Abdullah Muhammad al Muhaysini, ulama senior al-Qaeda, berada di balik penarikan militer Jaisyul Fath dari kota Idlib. Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR), Syaikh Muhaysini menganjurkan untuk bergerak terlebih dahulu. Syaikh Muhaysini juga memuji keputusan Jaisyul Fath yang sudah seharusnya untuk mengevakuasi lengan militernya setelah fakta bahwa rezim Assad, Rusia juga Iran menargetkan sasaran-sasaran sipil di Idlib.

Jabhah Nusrah menggunakan drone kecil untuk mengabadikan permulaan serangan, yang melibatkan tank dan kendaraan lapis baja lainnya:

offen1

offen2

offen3

offen4

Jabhah Nusrah juga menggunakan drone untuk merekam kesyahidan pengebom istisyhadiyah yang membuka jalan bagi serangan, serta untuk merekam setelah serangan. Jabhah Nusrah menghitung korban dari serangan istisyhad:

offen5

offen6

offen7

 

Ahrar Sham mengklaim bahwa Jaisyul Fath telah membebaskan Maratah, yang tidak jauh dari Khan Tuman:

offen8

offen9

offen10

offen11

Ghanimah yang didapat oleh Ahrar Sham:

offen12

offen13

offen14

offen15

Ahrar Sham mengklaim telah menguasai depot bahan bakar ini:

offen16

Ajnad Sham telah merilis foto-foto sendiri dari pertempuran, termasuk foto-foto ini yang menyoroti kehadiran milisi Syi`ah, yang berarti kaki tangan Syiah Iran:

offen17

offen18

offen19

offen20

(lwj.ansharalislam)

Advertisements