Jalur Gaza – Seorang perwira di kemiliteran Israel menggambarkan Brigade Izzuddin Al Qassam, Sayap militer gerakan Hamas sebagai musuh sangat cerdas.. “Brigade Izzuddin Al Qassam selalu mengejutkan kita, dan mereka dengan cepat mampu menyimpulkan berbagai hal yang mereka pelajari” kata sang perwira.

Perwira yang merupakan komandan divisi selatan di satuan angkatan darat Israel menambahkan dalam konferensi persnya, selasa (24/05), “Al Qassam, sejak agresi militer di Jalur Gaza terakhir pada musim panas 2014 silam semakin gencar membangun kembali kekuatan militernya, akan tetapi mereka belum sampai kepada level yang telah mereka capai sebelum nya pada agresi militer 2014. hal ini terjadi berkat usaha pihak Mesir yang banyak menggagalkan penyelundupan senjata ke Jalur Gaza”.

Sang perwira yang tidak disebutkan identitasnya menjelaskan, Al Qassam memiliki satuan elit untuk misi bertahan dan menyerang, dan jumlah satuan ini terus bertambah hingga mencapai 5000 personil”.

Stasiun radio umum Israel, mengutip pernyataan dari sumber di pejabat tinggi kemiliteran Israel mengatakan, “Pihaknya memiliki rencana dengan target menyerang Jalur Gaza dan mengobarkan peperangan.”

Sumber menambahkan, rencana tersebut mengandalkan sejumlah unsur yang diantaranya pengerahan pasukan cepat tanggap dalam jumlah besar, membombardir sejumlah target tertentu, melakukan serangan darat ke jalur gaza dan memperkuat penjagaan wilayah Israel di perbatasan, evakuasi dan operasi defensif.

Sumber: Suara Palestina

Advertisements