Beritahu Orang Lain Kemana Anda Akan Pergi

Jika Anda berencana untuk pergi mendaki (Hiking) dalam waktu dekat, itu hebat – mendaki  adalah cara yang bagus untuk mendapatkan latihan, mendorong batas Anda, dan terhubung dengan dunia alamiah. Tapi seperti aktivitas luar ruangan lainnya, kegiatan ini juga memiliki sisi bahaya dan resiko: cuaca, hewan liar, tanaman beracun, dan sebagainya. Jadi jika Anda ingin masuk ke alam bebas yang menakjubkan dan pulang lagi ke rumah, catatlah baik-baik 10 tips aman mendaki (hiking) ini.

Sebagai permulaan, beritahulah orang-orang kemana Anda akan pergi, dan sebutkanlah apakah Anda sendiri atau berkelompok. Dalam keadaan yeng menyababkan anda tidak dapat kembali, karena Anda terluka atau tersesat, seseorang akan mencatat atau memperhatikan, dan pihak pencari dapat segera dikirim keluar. Akan benar-benar membantu jika mereka tahu Anda sedang menuju kemana.

“Menghormati” Alam

Jika Anda berharap untuk pendakian akhir pekan yang cerah tapi mendengar ada badai sedang mendekat, tundalah perjalanan Anda. Jangan pernah memaksakan diri untuk melawan kondisi cuaca alam yang tidak memungkinkan.

Memiliki Perlengkapan Yang Tepat

Sebuah pisau saku, kompas dan peta (pastikan Anda tahu bagaimana cara menggunakannya) harus berada di daftar teratas. Jangan lupa kotak pertolongan pertama, korek api atau korek gas, serta bekal makanan dan air yang banyak – jangan berlebihan juga karena malah akan menjadi beban, tapi jangan pula sampai kekurangan-. Jika Anda sedang hiking di iklim dingin, bawalah baju hangat. Jika Anda tinggal bermalam, bawalah apa yang Anda butuhkan untuk berkemah.

Waspadalah Terhadap Hewan Liar

Salah satu bagian terbaik dari menjelajahi alam adalah berhadapan dengan beragam makhluk yang berbagi planet ini dengan manusia. Ingat bahwa mereka disebut hewan liar karena suatu alasan. Kenali dan pelajarilah dari sebelumnya jenis-jenis hewan liar yang menjadi habitat di lokasi pendakian anda, dan bagaimana cara menghindarinya, serta tidak lupa mempelajari cara menghadapi atau menanganinya – seandainya terpaksa sekali- terkadang situasi dan kondisi tidak memberikan anda banyak pilihan.

Buatlah Rencana Dan Tetap Sesuai Dengannya

Akan sangat mudah panik ketika Anda menyadari – baik Anda maupun orang lain -bahwa tidak ada orang lain yang mengetahui keberadaan anda atau dengan kata lain anda sedang tersesat. Tapi yang paling penting untuk dilakukan pada saat seperti itu adalah tetap tenang: Bertindak tenang dan tidak gegabah akan memudahkan tim penyelamat untuk menemukan Anda. Duduk. Putuskan apakah Anda akan mengambil makanan atau air, atau membangun tempat perlindungan (tenda, bivak, atau lainnya) atau lebih dulu membuat sinyal api, dan kemudian tinggal jalani saja.

Tetap Terlihat

Membuat pekerjaan siapa pun yang mencari Anda menjadi semudah mungkin. Jika Anda memiliki pakaian yang cerah, pergunakanlah. Tinggal di tempat terbuka, di tanah yang tinggi. Bisa diiringi dengan meniup peluit secara berkala.

Tanda Bantuan (SOS)

Selain tinggal di tempat yang mudah terlihat mata, cobalah untuk menandai posisi Anda untuk para penyelamat yang potensial. Buatlah api yang akan mudah terlihat dan tidak akan memicu kebakaran. Buatlah tanda di tanah yang akan terlihat dari udara.

Termotivasilah, Jangan Takut

Jangan biarkan dikendalikan oleh emosi – jaga kepala dan pikiran anda tetap jernih. Menggunakan rasa takut dan adrenalin untuk memotivasi diri sendiri guna melakukan segala sesuatu yang perlu dilakukan. Jika Anda dapat melakukan itu, Anda akan menemukan diri anda bergerak cepat dan efisien, dan tidak berlarian kesana kemari seperti ayam dengan kepala terpotong.

Cari Air

Jika Anda menemukan bahwa pendakian sehari anda telah berubah menjadi situasi buntu, Anda akan perlu untuk menemukan lebih banyak air. Jangan buang waktu mencari buah yang memungkinkan dimakan; Anda dapat pergi satu bulan tanpa makan, tetapi hanya tiga hari tanpa minum. Ketahui di mana harus mencari air: embun pada tanaman, pisang dan batang pisang, dan tanaman merambat tropis adalah tempat yang baik untuk memulai mencari.

Pastikan untuk memurnikan air yang Anda temukan sebelum diminum: dengan tablet pemurnian, disaring atau merebusnya.

Membuat Sebuah Naungan

Jika Anda benar-benar tersesat, kemungkinan itu akan mengambil sedikit waktu untuk menemukan Anda. Membuat tempat bernaung atau penampungan sementara untuk menghabiskan malam harus menjadi prioritas. Hal ini dapat melindungi Anda dari hujan, angin, salju, serangga, dan matahari pada siang hari. tidak harus besar – yang penting cukup muat untuk Anda.

Tidak peduli suhu di siang hari –yang bisa terik, di malam hari temperature bisa menjadi dingin sekali. Lindungi penampungan Anda dengan daun, rumput, dan bahkan salju – jika anda berada di daerah bermusim dingin. Lindungi juga diri anda sendiri. (dbs/ansharalislam)

Advertisements